Cilacap, cminews.co.id : Memasuki hari keempat operasi SAR pencarian penambang pasir yang tenggelam di muara Winong Sungai Serayu, tim SAR gabungan memperluas pencarian hingga radius 3 Nautical Mile (NM).

Meskipun cakupan area sudah diperluas, hingga hari keempat pencarian, hingga Senin (2/2/2026) petang, tim SAR gabungan belum membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan membagi menjadi 4 Search Rescue Unit (SRU), dimana SRU 1 melakukan penyisiran darat sejauh 9 kilometer dari lokasi kejadian arah barat. SRU 2 melakukan penyisiran air menggunakan LCR seluas 3 NM persegi di tenggara muara. SRU 3 penyisiran permukaan air seluas 3 NM di barat daya muara. Terakhir SRU 4 dengan menggunakan jetski melakukan penyisiran dipermukaan air seluas 3 NM persegi di selatan muara.

Tim SAR gabungan melakukan briefing. (Humas SAR Cilacap).

“Selain pembagian SRU, tim SAR gabungan juga menyebarkan informasi kepada nelayan maupun pemancing di sepanjang pesisir selatan untuk mempercepat laporan jika ditemukan tanda-tanda keberadaan korban atau survivor”, ujar Koordinator tim SAR gabungan, Suyanto.

Pencarian survivor, lanjut Suyanto, akan dilaksanakan kembali esok pagi Selasa, 3 Februari 2026 dimulai pukul 07:00 WIB pada hari kelima pencarian.

Seperti dikabarkan sebelumnya, seorang penambang pasir tenggelam saat menambang pasir di muara Winong Sungai Serayu pada Jumat, 30 Januari 2026. Survivor atas nama Dartono (45) warga Desa Kalisabuk Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap.

Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian survivor terdiri dari Kantor SAR Cilacap, SAR MTA, Lanal Cilacap, Koramil dan Polsek Kesugihan, nelayan, warga masyarakat dan keluarga korban.(*)