
Cilacap, cminews.co.id : Pencarian penambang pasir atas nama Dartono (45) yang tenggelam di Muara Winong Sungai Serayu terus dioptimalkan dalam operasi SAR tim SAR gabungan, hingga memasuki hari keenam digelarnya operasi SAR, Rabu (4/2/2026).
Hingga Rabu petang, keberadaan korban masih belum ditemukan, disampaikan koordinator Tim SAR gabungan, Suyanto.
Ia menjelaskan, operasi SAR hari keenam terhadap penambang pasir dimulai Rabu pagi pukul 07:00 WIB. Membagi tugas Search Rescue Unit (SRU) menjadi 3 SRU.

“Perluas pencarian hingga 3 Nautical Mile (NM) pada permukaan air menggunakan LCR, penyisiran darat juga diperluas hingga radius 11 kilometer arah barat sampai Pantai Cemara Jajar”, ujarnya.
Untuk penyisiran darat ke arah timur, lanjut Suyanto, hingga Pantai Cemara Sewu.

“Sesuai SOP, operasi SAR akan dilanjutkan esok pagi hari Kamis yang merupakan hari ketujuh dimana hari ketujuh merupakan batas standar waktu pencarian nasional”, imbuhnya.
Tim SAR gabungan pada kesempatan tersebut juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat, agar dalam pencarian dihari ketujuh esok pagi cuaca mendukung, sehingga proses pencarian pada hari terakhir dapat berjalan maksimal.

“Mohon doa dan dukungan masyarakat, semoga cuaca esok mendukung tim SAR gabungan dalam proses pencarian maksimal di hari ketujuh pencarian”, tutupnya.
Tim SAR yang terlibat dalam operasi SAR meliputi, Kantor SAR Cilacap, SAR MTA, Lanal Cilacap, Koramil dan Polsek Kesugihan, relawan, nelayan setempat serta masyarkat dan keluarga korban.
Dikabarkan sebelumnya, seorang penambang pasir atas nama Dartono (45) warga Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap tenggelam saat melakukan aktivitas menambang pasir di Muara Winong Sungai Serayu Cilacap pada Jumat 30 Januari 2026. (*)








