Komandan tim SAR gabungan pencarian korban di Sungai Lopasir, Trisno, mengatakan, tim SAR gabungan terbagi menjadi 3 SRU, penyisiran darat dengan berjalan kaki sejauh 3 kilometer ke arah hilir dari TKP, penyisiran permukaan air menggunakan LCR sejauh 3 KM dari TKP ke arah hilir, serta pantauan udara dengan drone thermal.
“Sekira pukul 07:00 wib, tim SAR gabungan mendapat informasi dari Kepala Desa Bunton Kecamatan Adipala, bahwa ada penemuan mayat di sekitar muara Sungai Serayu. Tim SAR gabungan segera bergerak ke titik yang di infokan”, jelasnya.
Korban berhasil di evakuasi dalam keadaan meninggal dunia, lanjut Trisno, dari hasil autopsi oleh pihak terkait, dinyatakan bahwa jenasah tersebut merupakan korban tenggelam di Sungai Lopasir, untuk selanjutnya korban dibawa ke rumah duka dan di serahkan kepada pihak keluarga.

















