Di sisi lain, PSS Sleman bermain lebih efektif dengan memanfaatkan celah di lini belakang Madura United. Serangan balik cepat dan situasi bola mati menjadi senjata utama PSS Sleman yang akhirnya berbuah empat gol ke gawang Madura United.
Evaluasi Jelang Paruh Kedua Musim
Taufik mengakui bahwa kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi besar bagi timnya menjelang paruh kedua musim. Ia menyatakan bahwa tim harus bekerja keras untuk memperbaiki performa dan mentalitas agar bisa bangkit dari keterpurukan.
“Ini jadi pelajaran bagi kami semua. Kami harus belajar untuk tetap fokus di setiap situasi, apa pun yang terjadi di lapangan. Kami akan bekerja lebih keras untuk laga-laga berikutnya,” tambahnya.
















