SURABAYA – Duel klasik pekan ke-24 Super League 2025/2026 antara Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung berakhir tanpa pemenang. Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Senin (2/3/2026), kedua tim harus puas berbagi angka dengan skor akhir 2-2.
Hasil imbang ini gagal menuntaskan misi balas dendam Bajul Ijo atas kekalahan 0-1 di putaran pertama. Meski begitu, tambahan satu poin cukup membawa Persebaya naik ke peringkat lima klasemen sementara dengan koleksi 39 poin. Di sisi lain, Persib kian kokoh di puncak klasemen dengan 54 poin, unggul empat angka dari Persija Jakarta.
Persebaya membuka keunggulan lebih dulu lewat eksekusi penalti Bruno Moreira pada menit ke-44. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Maung Bandung bangkit dan membalikkan keadaan melalui gol Luciano Guaycochea (51′) dan Andrew Jung (73′). Keunggulan Persib sirna setelah Francisco Rivera mencetak gol penyama kedudukan bagi tuan rumah pada menit ke-83.
Laga ini diwarnai tensi tinggi dan drama VAR. Pada akhir babak pertama, wasit Eko Saputra menganulir gol Kakang Rudianto setelah meninjau monitor VAR. Gol tersebut dibatalkan karena adanya potensi handball oleh Ramon Tanque dalam kemelut di depan gawang Ernando Ari, sesaat setelah Leo Lelis terjatuh kesakitan.
Ketegangan mencapai puncaknya pada menit ke-90. Keributan pecah di pinggir lapangan yang melibatkan pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, dengan bek Persib, Kakang Rudianto. Insiden bermula saat Tavares mencoba menahan bola yang hendak diambil Kakang. Akibat aksi tersebut, wasit menghadiahi kartu kuning kepada pelatih asal Portugal tersebut.



















