Moda transportasi kereta api selain memiliki kapasitas angkut yang besar, juga efisiensi operasional, tingkat keselamatan yang tinggi, jadwal perjalanan yang teratur. Keunggulan ini memberi kepastian waktu pengiriman sehingga menjadi nilai tambah bagi pengguna jasa logistik.
Dalam kinerja operasional turut didukung oleh On Time Performance (OTP) KA barang tetap terjaga. Rata-rata OTP kereta api barang mencapai 99,40 persen untuk keberangkatan, sedangkan OTP kedatangan 97,60 persen selama semester 1 tahun 2026.
“Salah satu faktor penting dalam layanan logistik adalah ketepatan waktu, dan kami terus menjaga keandalan operasional agar distribusi barang dapat berlangsung secara aman, lancar, dan sesuai jadwal. Dukungan SDM yang profesional serta sarpras yang andal, kamu optimis layanan angkutan KAI akan semakin dipercaya oleh pelanggan”, jelasnya.
Perpindahan distribusi dari jalan raya ke jalur rel dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas, menekan potensi kecelakaan, serta mendukung pengurangan emisi karbon sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi ramah lingkungan berkelanjutan.
“Inovasi dan meningkatkan kualitas layanan angkutan barang tetap terus dilakukan KAI Daop 5 Purwokerto, disamping itu juga memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar mampu mendukung kelancaran distribusi logistik nasional berkelanjutan”, pungkas Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto. (*)

















