PEMALANG – Pemerintah Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, memastikan pasokan dan distribusi air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan berada dalam kondisi aman. Penegasan ini menyusul bencana kekeringan yang mulai melanda kawasan lereng Gunung Slamet tersebut sejak Mei 2026.
Camat Pulosari, Arif Senoaji, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 67 titik rawan krisis air bersih yang tersebar di sembilan desa di wilayahnya. Untuk mengantisipasi dampak yang meluas, pihak kecamatan telah menyiagakan armada distribusi secara berkala.
“Alhamdulillah saat ini dua unit truk tangki BPBD disiagakan di Kecamatan Pulosari. Setiap hari kami melaksanakan dropping air sesuai jadwal ke 67 titik tersebut. Kami juga terus memantau situasi di lapangan jika ada lokasi baru yang membutuhkan bantuan,” kata Seno Aji di sela-sela pemantauan lapangan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang, Rabu (15/7/2026).
Seno mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang dinilai sangat membantu ringankan beban warga. Distribusi air bersih ini turut disokong oleh Palang Merah Indonesia (PMI), organisasi kemasyarakatan, serta relawan lokal.

















