cminews.co.id – Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menghadiri pembukaan Musyawarah Kota (Mukota) VI Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kota Bekasi periode 2026-2031 yang berlangsung di Hotel Santika Mega City.

Kehadiran unsur pimpinan legislatif itu dinilai menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan sektor usaha dan iklim investasi di Kota Bekasi.

Sardi hadir bersama Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Bekasi, Agus Rohadi. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Menurut Sardi, Kadin memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, sekaligus mendorong penguatan pelaku usaha lokal, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Dunia usaha memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha harus terus diperkuat,” ujar Sardi.

Ia juga menilai tantangan ekonomi global saat ini membutuhkan inovasi dan adaptasi dari seluruh pelaku usaha agar mampu menjaga daya saing daerah di tengah perubahan ekonomi yang dinamis.
Selain itu, forum Mukota dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah kebijakan ekonomi daerah yang lebih inklusif.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe, serta Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi. Acara pembukaan juga diwarnai penampilan seni budaya daerah dan musik angklung yang menambah semarak suasana kegiatan.

Melalui Mukota VI Kadin Kota Bekasi, diharapkan lahir gagasan dan program strategis yang mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi. (adv)