“Jika hal itu terjadi, investor bisa khawatir akan stabilitas kebijakan keuangan Indonesia,” ujarnya.
Implikasi bagi Ekonomi Domestik
Pelemahan rupiah ke kisaran Rp16.500 bukan sekadar angka psikologis, tetapi menjadi sinyal penting bagi pasar. Bagi pelaku usaha, terutama importir, tekanan kurs berpotensi meningkatkan biaya produksi. Sementara bagi pemerintah, menjaga kepercayaan investor menjadi kunci agar pembiayaan APBN tetap efisien.
Situasi ini menempatkan Purbaya Yudhi Sadewa pada sorotan utama. Keberhasilannya menjaga disiplin fiskal sekaligus memberi kepastian arah kebijakan akan sangat menentukan stabilitas rupiah dan sentimen pasar dalam beberapa bulan ke depan.













