Penghasilan Tak Menentu
Penghasilan tersebut hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan tak cukup untuk membeli bahan bangunan untuk membangun rumah yang layak huni.
Kisah Suhadi dan keluarganya merupakan contoh nyata dari ketimpangan sosial yang masih terjadi di Indonesia.
Di tengah kemajuan yang pesat, masih banyak masyarakat yang hidup dalam kemiskinan dan keterbelakangan. Mereka tertinggal dan membutuhkan bantuan dari pihak-pihak yang peduli.
Kisah Suhadiย
Suhadi saat ditemui wartawan di tempat kediamannya, Dusun Sijeruk, RT 04 RW 04, Desa Tumbal, Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang mengatakan ” Bahwa menempati rumah plastik tersebut, sejak tahun 2022 awal.”
Menurutnya, penghasilan beliau juga tidak menentu lantaran sebagai pekerja serabutan. “Kalau ada yang nyuruh ya kerja, tapi tidak ada yang kadang tidak ada pemasukan sama sekali.” ucap Suhadi
Dia juga menyampaikan bahwa rumah plastik tersebut berada ditanah peninggalan orang tuanya, layak tidak layak namun seperti ini keadaannya, ungkap Suhadi kepada wartawan.
Saat ditanya apakah pernah mendapatkan bantuan dari pihak pemerintah Desa, kata Suhadi ? Dulu pernah dengan nominal 300 ribu sebanyak 2 kali, dirinya pun mempunyai impian layaknya seperti orang lain dengan mempunyai tempat tinggal yang layak huni.
Ia juga menuturkan bahwa dulunya ia mempunyai rumah tinggal yang layak di Jakarta. Namun, karena kebutuhan mendesak akhirnya dijual dan pindah ke kampung halamannya saat ini.
Ia berharap Pemerintah daerah maupun dinas terkait dapat memberikan bantuan, supaya dirinya mendapatkan tempat yang lebih layak.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













