
“Ya tujuannya membantu masyarakat yang memiliki putra yang telah akhil baliq untuk dikhitankan melalui PMI. Sumber dana pada pelaksanaan kegiatan ini berasal dari masyarakat dan dikembalikan kembali ke masyarakat dalam bentuk program pelayanan sosial, kesehatan, dan kemanusiaan lainnya”, jelas Ketua Panitia Khitanan Massal.
Selain peserta bujang sunat, dan keluarga yang mendampingi, tim dapur umum (DU) PMI Kabupaten Cilacap juga dilibatkan untuk menyajikan sarapan, dan snack kepada peserta dan keluarganya. Dilibatkannya tim DU PMI, karena sudah terbiasa menyiapkan ribuan bungkus makanan siap santap bagi para pengungsi saat melaksanakan operasi Tanggap Darurat Bencana (TDB).
Para peserta khitan massal juga mendapatkan seperangkat baju pakaian yang meliputi peci (kopiah), baju koko, sarung, tas punggung PMI dan uang saku serta paket sembako.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf, mengatakan, dengan kegiatan bakti sosial ini, semoga dapat meringankan masyarakat yang akan mengkhitankan putranya. “Semoga kegiatan ini dapat berkelanjutan dilakukan rutin setiap tahunnya oleh PMI, untuk sebesar-besarnya melayani masyarakat di wilayah Kabupaten Cilacap”, ujar Farid.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















