
Danramil 13/Pulosari, Kapten Inf Nurma Firdous, yang memimpin langsung kegiatan di lapangan, menjelaskan bahwa pemilihan jembatan Bailey dan Armco didasarkan pada efektivitas waktu pengerjaan.
“Pemasangan jembatan Bailey dan Armco dipilih karena konstruksinya kuat dan proses pengerjaannya relatif cepat. Ini sangat efektif untuk penanganan darurat agar aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat kembali normal,” ujar Kapten Nurma mewakili Dandim 0711/Pemalang.
Kegiatan karya bakti ini mencakup beberapa titik krusial di wilayah Desa Penakir, antara lain: Jembatan Bailey, dibangun di Dukuh Krajan Kali Comal, Dukuh Sigeblog, dan Sungai Gintung Dukuh Wanasari dan Jembatan Armco, dipasang di Sungai Gintung dan Sungai Gesing yang melintasi Dukuh Sawangan.
Proses pembangunan ini melibatkan kolaborasi antara personel TNI, pemerintah desa, dan tenaga ahli. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Pulosari Agus, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Yudi, teknisi jembatan Bahar dan Mustofa, serta relawan dan masyarakat setempat.






