CMI News — Perekonomian Papua kembali mendapat tekanan berat. Aktivitas tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) yang selama ini menjadi motor utama ekonomi daerah mengalami gangguan, dan dampaknya langsung terasa pada kinerja ekonomi wilayah.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, menegaskan bahwa skala operasi Freeport sangat dominan di Papua. Itu sebabnya, setiap kendala produksi yang terjadi otomatis menekan perekonomian daerah secara signifikan.
“Freeport kemarin ada kondisi kahar yang menyebabkan penurunan produksi,” ungkap Edy, Rabu (5/11/2025).
Kontribusi Tambang Melambat Tajam
Data BPS menunjukkan bahwa kinerja kawasan Maluku dan Papua kini mengalami perlambatan cukup signifikan. Sektor pertambangan yang selama ini menjadi tulang punggung regional mencatat pertumbuhan negatif.













