Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar pelaku adalah pelajar SMP hingga SMK di Cilacap, bahkan beberapa diantaranya mengkonsumsi minuman keras sebelum beraksi, barang hasil jarahan sebagian telah diamankan dan ada yang dalam pencarian.
Kombes Budi Adhy menegaskan pasca kerusuhan pihaknya memperkuat langkah pencegahan agar situasi tetap kondusif.
“Kami laksanakan patroli sekala besar setiap hari patroli dialogis bersama warga serta menjalin koordinasi dengan Pemda, Kodim, serta Lanal, kami juga akan lakukan tindakan tegas dan terukur, jika aksi anarkis kembali terjadi”, tutupnya.
Aksi anarkis di gedung DPRD Cilacap, sedikitnya dua anggota Polri mengalami luka akibat lemparan massa dan terjatuh saat pengamanan.
Dalam kericuhan tersebut massa melakukan perusakan pelemparan dan pembakaran di area DPRD, serta fasilitas milik Polri. Beberapa kendaraan dinas termasuk truk Dalmas,.mobil backbone dan beberapa sepeda motor terbakar.



















