Agus menilai, pelibatan aktif unsur perempuan dan tokoh masyarakat pada fase awal ini menjadi indikator penting transparansi.
Keterbukaan informasi secara vertikal dan horizontal dinilai mampu merangsang partisipasi pemilih yang tinggi sekaligus menjaga akuntabilitas proses politik di tingkat desa.
Menutup arahannya, pihak Kecamatan Randudongkal menegaskan bahwa menjaga integritas sejak dini adalah harga mati untuk melahirkan suksesi kepemimpinan yang legitimate melalui prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil).



















