Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Pemalang

Perdana dalam Peringatan HAN! Camat Pulosari Nyamar Jadi Semar, Bikin Anak-Anak 5 Desa Heboh

×

Perdana dalam Peringatan HAN! Camat Pulosari Nyamar Jadi Semar, Bikin Anak-Anak 5 Desa Heboh

Sebarkan artikel ini

PEMALANG — Ada pemandangan tak biasa dan terbilang perdana dalam sejarah peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di wilayah lereng Gunung Slamet. Peringatan HAN ke-42 di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Kamis (23/7/2026), mendadak heboh dan penuh gelak tawa setelah Camat Pulosari, Arif Senoaji, S.STP., M.Si., nekat “penyamaran” menjadi tokoh pewayangan Semar saat menyapa anak-anak di lima desa.

Sontak, aksi nyentrik orang nomor satu di Kecamatan Pulosari itu menyedot perhatian ratusan siswa. Pasalnya, sebagian besar anak-anak tersebut baru pertama kali melihat sosok pewayangan Punokawan tampil nyata di hadapan mereka—lengkap dengan gaya jenaka dan ramah.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Tak hanya Camat yang berhias menjadi Semar, jajaran pejabat dan staf kecamatan pun tak mau kalah tampil heboh. Kasi Trantib memerankan karakter Gareng, Staf PMD Sigit beraksi sebagai Petruk, serta Staf Umpeg Dedi sukses mengocok perut anak-anak lewat peran Bagong.

Camat Pulosari, Arif Senoaji, mengungkapkan bahwa aksi heboh yang baru pertama kali digelar ini bukan sekadar hiburan visual, melainkan memiliki pesan filosofis kepemimpinan yang amat mendalam.

“Kami ingin menghadirkan sosok aparatur pemerintah yang benar-benar bisa menjadi pamong atau pamomong (pengasuh). Sebagaimana filosofi Punokawan, pejabat harus mampu mendekatkan diri, membawa ketentraman, serta mengukir kebahagiaan bagi masyarakat, terutama anak-anak kita,” tutur Arif di sela-sela acara.

Rangkaian anjangsana edukatif ini memboyong kemeriahan ke lima titik satuan pendidikan di lima desa, yakni SDN 02 Desa Pulosari, PAUD Desa Nyalembeng, SDN 01 Desa Karangsari, PAUD Desa Batursari, hingga PAUD Desa Pagenteran.

Didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Pulosari, Hesti Nurtiana S., S.IP., M.Si., rombongan “Punokawan Kecamatan” ini mengajak anak-anak larut dalam berbagai kegiatan seru. Mulai dari Senam Anak Indonesia, beragam permainan tradisional, hingga pembagian mainan dan susu gratis yang kian menambah keceriaan para siswa.

Tak kalah kreatif, para murid di setiap sekolah yang dikunjungi juga tampil anggun dan gagah mengenakan beragam pakaian adat Nusantara hingga kostum karakter unik.

Atas tingginya antusiasme tersebut, Arif memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran sekolah, para guru, dan orang tua murid yang telah berkolaborasi menghadirkan momen tak terlupakan bagi anak-anak.

“Anak-anak adalah generasi penerus dan pelita masa depan. Lewat momen unik ini, kita ingin menanamkan rasa cinta budaya sekaligus memastikan mereka tumbuh di lingkungan yang bahagia dan terlindungi,” tegasnya.

Mengangkat tema HAN ke-42 Tahun 2026, “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Pemerintah Kecamatan Pulosari berharap pendekatan inklusif dan edukatif ini mampu mendorong lahirnya Generasi Emas dari Pulosari yang cerdas, beriman, dan berbudaya.





error: