Cilacap, cminews.co.id – Ratusan peserta mengikuti Turnamen Pencak Silat yang digelar Kelompok Kerja Guru Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan (KKG PJOK) Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap, Sabtu (7/11/2026).

Turnamen pencak silat KKG PJOK Kedungreja dilaksanakan di Gelanggang Olahraga kecamatan, diikuti ratusan peserta tidak hanya dari wilayah Kedungreja melainkan ada peserta dari Pangandaran, Ciamis, Banyumas dan Cilacap.

Wakil Ketua Pelaksana Kegiatan, Sungkowo, mengatakan bahwa kegiatan ini untuk mencari bibit-bibit baru dari olahraga pencak silat dalam naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Wakil Ketua Pelaksana Kegiatan Turnamen Pencak Silat KKG PJOK Kedungreja. (foto: awan-cminews).

“Pencarian bibit baru atlet pencak silat, karena di Cilacap dalam Porprov kemarin baru bisa mendapatkan juara 2.untuk pencak silat, kami dari KKG PJOK Kedungreja menggelar turnamen”, ujarnya.

Ia menyebut, kegiatan ini turnamen atau event dan baru pertama dilaksanakan dengan kategori usia dini atau anak-anak SD dan kategori pra remaja setingkat SMP.

“Kegiatan ini semacam festival, jadi semua peserta mendapat trofi atau plakat. Harapannya kedepan akan digelar event lebih besar lagi untuk prestasi dengan kejuaraan umum”, jelasnya.

Penampilan salah satu peserta di hadapan dewan juri. (foto: awan-cminews).

Juri yang bertugas, lanjut Sungkowo, adalah juri dari IPSI dan sudah berlisensi sebagai juri.

“Juri yang bertugas dari IPSI dan sudah berlisensi, termasuk sesuai dengan aturan IPSI terbaru adanya tenaga kesehatan dan ambulan yang standby di lokasi pertandingan”, tutupnya.

Turnamen pencak silat yang digelar oleh KKG PJOK Kecamatan Kedungreja, selain mencari bibit baru atlet pencak silat, juga bagian dari melestarikan budaya. (*)