“Kepada para pendamping dan pembina, saya berharap agar peserta dibimbing secara serius. Perhatikan perkembangan belajar, kedisiplinan, dan kesiapan mereka selama mengikuti bimbingan belajar. Keberhasilan program ini membutuhkan pengawasan dan kerja sama dari semua pihak,” harapnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur Meki Nawipa secara resmi membuka dan melepas peserta Bimbingan Belajar Putra-Putri Orang Asli Papua Tahun 2026.
“Akhirnya, dengan memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini, Sabtu, 20 Juni 2026, kegiatan Pembukaan dan Pelepasan Siswa BIMBEL Putra/Putri Orang Asli Papua Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” tegasnya.
Program ini diharapkan melahirkan lebih banyak generasi muda Papua Tengah yang mampu menembus sekolah kedinasan dan menjadi bagian dari aparatur negara yang berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah maupun nasional.














