Dalam skema tersebut, 27 BBTUD gas dari West Natuna dialihkan ke PGN dengan penyaluran dilakukan melalui jaringan Medco E&P Grissik dan PetroChina Jabung.
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyebut, mekanisme ini hanya bisa berjalan berkat sinergi kuat antar pelaku industri dan pemerintah.
“Intinya kita tidak menambah konsumen baru, tapi menjaga agar pelanggan lama tetap mendapat suplai,” katanya.
Cadangan Migas Terbatas, Tantangan Eksplorasi Tinggi
Djoko mengingatkan bahwa minyak dan gas bumi adalah sumber daya tak terbarukan. Meski rasio keberhasilan eksplorasi meningkat dari 10:1 menjadi 10:3, risiko dry hole (sumur kering) masih sangat tinggi, sekitar 70%.

















