Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor, Prajurit Lanal Tegal bersama Tim Medis BP Jalamedika dan tim gabungan melaksanakan bakti sosial di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (25/1/25). Bantuan ini mencakup distribusi obat-obatan, vitamin, serta sembako yang diberikan langsung ke rumah-rumah warga terdampak.

Respons Cepat untuk Kesehatan Warga
Kegiatan ini menyasar desa-desa terpencil yang terdampak longsor, seperti Desa Curug Moncar, Desa Songgodadi Dusun Gunung Cilik, dan Desa Kambangan. Bantuan obat-obatan yang diberikan antara lain:

  • Vitamin untuk memperkuat daya tahan tubuh.
  • Obat anti diare untuk mencegah penyakit akibat air yang tercemar.
  • Obat anti nyeri untuk mengatasi keluhan fisik warga.
  • Bedak gatal untuk gangguan kulit akibat lingkungan yang lembap dan tidak higienis.

Pendistribusian dilakukan secara langsung dengan mendatangi rumah-rumah penduduk agar bantuan dapat diterima oleh seluruh warga yang membutuhkan.

Komitmen Lanal Tegal dalam Penanganan Bencana
Komandan Lanal Tegal, Letkol Laut (P) Rizki Purnama Putra, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata dari komitmen TNI dalam mendukung masyarakat terdampak bencana.
“Selain membantu evakuasi dan membersihkan material longsor, kami melihat kebutuhan mendesak di bidang kesehatan. Oleh karena itu, kami membagikan obat-obatan dan vitamin agar warga dapat menjaga kesehatan mereka di tengah situasi sulit ini,” ujarnya.

 

Peduli Korban Longsor, Lanal Tegal Salurkan Bantuan Obat ke Pelosok Pekalongan

Harapan untuk Pemulihan Wilayah Terdampak
Bakti sosial ini diharapkan mampu membantu meringankan beban warga, terutama dalam menjaga kesehatan mereka saat akses ke fasilitas kesehatan terbatas akibat longsor. Letkol Laut Rizki juga menegaskan bahwa Lanal Tegal akan terus memberikan dukungan hingga kondisi di wilayah terdampak kembali normal.

Dengan kerja sama antara TNI, tim medis, dan elemen masyarakat lainnya, bantuan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mempercepat pemulihan warga terdampak bencana. Aksi solidaritas ini tidak hanya memberikan harapan, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi dampak bencana alam.