-
Meja 1 – Pendaftaran dan Pencatatan
Kader posyandu mencatat identitas balita serta memeriksa buku KIA. Mahasiswa membantu memastikan data tersusun rapi dan lengkap. -
Meja 2 – Penimbangan Berat Badan & Pengukuran Lingkar Kepala dan Lingkar Perut
Balita ditimbang dan diukur lingkar kepala maupun lingkar perutnya untuk memantau pertumbuhan dan deteksi dini risiko stunting. Mahasiswa membantu proses pengukuran dan penjelasan kepada orang tua.AdvertisementScroll kebawah untuk lihat konten -
Meja 3 – Pengukuran Tinggi/Panjang Badan
Petugas dan mahasiswa bekerja sama mengukur tinggi atau panjang badan balita secara teliti sesuai standar antropometri. -
Meja 4 – Penilaian Pertumbuhan dan Konsultasi
Bidan desa melakukan penilaian grafik pertumbuhan, memberikan edukasi gizi, pola makan, sanitasi, dan pola asuh. Mahasiswa turut membantu menjelaskan materi dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami. -
Meja 5 – Pelayanan Kesehatan Tambahan
Pemberian imunisasi rutin, vitamin A, serta suntik lanjutan bagi balita sesuai jadwal. Selain itu dilakukan pemeriksaan kesehatan sederhana dan penyuluhan tambahan oleh pihak Puskesmas.
Balita juga mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa bubur bergizi, buah, dan kudapan sehat.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Para ibu tampak sangat terbantu karena banyaknya tenaga pendukung, sehingga pelayanan berjalan lebih cepat dan efektif.
Kata dari Kader Posyandu Desa Tarikan:
“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa PBL. Alur kegiatan jadi lebih cepat, data lebih teratur, dan anak-anak pun lebih antusias. Semoga kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut untuk meningkatkan mutu pelayanan posyandu.”
Kata dari Mahasiswa PBL Desa Tarikan:
“Kegiatan posyandu ini memberi kami pengalaman berharga dalam memahami langsung kondisi kesehatan masyarakat. Kami senang bisa berkontribusi membantu kader, bidan, dan puskesmas, serta memberikan edukasi kepada orang tua demi tumbuh kembang balita yang lebih baik.”
Kata dari Pihak Puskesmas Muaro Kumpeh:
“Kami mengapresiasi keterlibatan mahasiswa PBL yang aktif dan sigap. Kerja sama ini sangat positif dalam meningkatkan pelayanan posyandu serta memperkuat edukasi gizi, imunisasi, dan pencegahan stunting bagi masyarakat Desa Tarikan.”
Kata dari Bidan Desa Tarikan:
“Dengan tambahan tenaga dari adik-adik PBL, pelayanan hari ini berjalan lebih cepat dan menyenangkan. Semoga kegiatan seperti ini meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya pemantauan pertumbuhan, imunisasi lengkap, dan gizi seimbang.”
Kegiatan posyandu di Desa Tarikan tidak hanya menjadi wadah pemantauan kesehatan anak, tetapi juga ruang kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader, mahasiswa, dan masyarakat. Kehadiran mahasiswa PBL memberikan nilai tambah dalam efektivitas pelayanan dan edukasi kesehatan, sekaligus memperkuat hubungan yang baik antara akademisi dan masyarakat desa.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan Desa Tarikan semakin maju dalam upaya pencegahan stunting, peningkatan imunisasi, dan pembentukan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas.


















