CMI News — OpenAI memperluas bisnisnya ke sektor jasa konsultasi dan implementasi AI untuk perusahaan.
OpenAI kini tak hanya menjual ChatGPT, tetapi juga membantu perusahaan mengintegrasikan AI ke operasional bisnis.
Reuters melaporkan OpenAI membentuk OpenAI Deployment Company dengan investasi awal lebih dari 4 miliar dollar AS.
Perusahaan AI tersebut juga mengakuisisi Tomoro, perusahaan konsultasi AI yang memiliki sekitar 150 engineer dan spesialis implementasi teknologi.
Lewat unit baru ini, OpenAI menempatkan engineer AI langsung di perusahaan klien untuk mencari area bisnis yang bisa mereka otomatisasi atau tingkatkan dengan AI.
Strategi itu membuat OpenAI mulai memasuki bisnis yang selama ini perusahaan konsultan teknologi dan integrator sistem kuasai.
Anthropic juga menjalankan langkah serupa. Beberapa hari sebelumnya, Anthropic mengumumkan bisnis jasa AI baru dengan dukungan investasi sekitar 1,5 miliar dollar AS.
Perusahaan itu menyebut permintaan layanan AI meningkat sangat cepat sehingga model bisnis lama tak lagi mampu memenuhi kebutuhan pasar.
Analis industri melihat perusahaan AI kini mulai mengalihkan fokus dari penjualan model dan API ke layanan implementasi langsung di lingkungan kerja pelanggan.
Model bisnis itu meniru strategi Palantir Technologies yang menempatkan engineer langsung di operasional perusahaan agar integrasi AI berjalan lebih cepat dan efisien.
Pasar jasa implementasi AI diperkirakan mencapai 600 miliar dollar AS tahun ini. Kondisi tersebut sekaligus memunculkan ancaman baru bagi perusahaan jasa TI tradisional seperti Accenture, Infosys, TCS, dan Wipro.






