Strategi Hati-Hati di Tengah Risiko Global
Keputusan tersebut dipandang sebagai bentuk kompromi OPEC+ untuk menjaga keseimbangan antara dua kepentingan: mempertahankan pangsa pasar di satu sisi, dan menghindari risiko kelebihan pasokan di musim dingin pada sisi lain.
“Tambahan produksi yang lebih kecil mengindikasikan OPEC+ tetap berhati-hati, terutama melihat tren permintaan global yang masih rapuh,” ujar analis pasar energi yang dikutip CNBC Indonesia.
Sejak April 2025, OPEC+ memang secara bertahap melonggarkan kebijakan pemangkasan produksi ketat yang diberlakukan pascapandemi. Namun, pemulihan pasar energi global yang tidak merata membuat langkah normalisasi ini berjalan lebih selektif.
Faktor yang Membayangi Harga Minyak














