Ia juga berharap, permasalahan ini mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat melalui perwakilan rakyat di DPR RI.
Sementara itu, aspirasi dari beberapa Kepala Desa diantaranya disampaikan oleh Kades Sidaurip, Rasem, yang menginginkan dan meminta normalisasi sungai di desanya yang bermuara hingga Sungai Bodo, hal ini sebagai upaya mengurangi resiko banjir.
Berbeda dengan Kades Sidaurip, Kades Jetis, Muharno menyampaikan usulan dibangunnya gedung pusat pengungsi (shelter) untuk antisipasi bencana khususnya Tsunami.
Pembangunan jalur evakuasi warga serta peningkatan infrastruktur jalan kabupaten yang sampai saat ini belum terealisasi, disampaikan oleh Kades Wlahar, Samin.



















