
CILACAP – CMI News : Anggota DPR RI dari komisi V Fraksi PKS, Haji Yanuar Arif Wibowo, menerima berbagai keluhan atau keinginan dari Kepala Desa di Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap.
Kegiatan berlangsung di Pendopo Balai Desa Danasri Kecamatan Nusawungu, Kamis (26/12/2024).
Dikatakan Camat Nusawungu, Heru Kurniawan, yang hadir dan memberikan sambutannya, bahwa usulan yang disampaikan Kepala Desa khususnya terkait masalah banjir yang kerap melanda delapan Desa di Kecamatan Nusawungu penting untuk direalisasikan.
“Saya tekankan pentingnya realisasi usulan para Kades khususnya yang terkait masalah penanganan banjir yang sering melanda Desa-Desa di wilayah Kecamatan Nusawungu”, ungkapnya.
Ia juga berharap, permasalahan ini mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat melalui perwakilan rakyat di DPR RI.

Sementara itu, aspirasi dari beberapa Kepala Desa diantaranya disampaikan oleh Kades Sidaurip, Rasem, yang menginginkan dan meminta normalisasi sungai di desanya yang bermuara hingga Sungai Bodo, hal ini sebagai upaya mengurangi resiko banjir.
Berbeda dengan Kades Sidaurip, Kades Jetis, Muharno menyampaikan usulan dibangunnya gedung pusat pengungsi (shelter) untuk antisipasi bencana khususnya Tsunami.
Pembangunan jalur evakuasi warga serta peningkatan infrastruktur jalan kabupaten yang sampai saat ini belum terealisasi, disampaikan oleh Kades Wlahar, Samin.
Penanganan banjir, yang diibaratkan seperti berada di dalam “Batok Kelapa”, yang kerap melanda wilayah desanya diusulkan juga oleh Budi Harsono, Kades Gentasari Kecamatan Kroya.
Menanggapi berbagai usulan permasalahan dari Kades, Yanuar Arif berkomitmen untuk menindak lanjuti berbagai aspirasi tersebut.
“Mohon doa restu, agar upaya realisasi program-program dapat berjalan lancar dan sesuai harapan masyarakat, semua usulan yang telah disampaikan untuk ditindak lanjuti”, jelas Yanuar Arif.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk mempererat komunikasi antara pemerintah desa, kecamatan dan pusat, serta solusi nyata dapat terwujud terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat setempat.








