Anjloknya Dua Rangkaian Belakang
Manajer Humas KAI Daop 1, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa informasi anjloknya kereta pertama kali diterima dari masinis.
“Masinis melaporkan dua kereta bagian belakang anjlok sesaat setelah melintasi jalur emplasemen Kedunggedeh,” ujar Ixfan dalam keterangannya.
KA Purwojaya tersebut tercatat membawa 232 penumpang. Setelah laporan diterima, petugas stasiun bersama Polsuska, Unit Jalan Rel, dan Tim Sarana Daop 1 Jakarta segera berkoordinasi dan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan jalur dan penanganan.
“Begitu laporan diterima, petugas segera melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan keselamatan penumpang dan keamanan perjalanan kereta api lainnya,” jelas Ixfan.
Jaminan Keselamatan dan Normalisasi Jalur
PT KAI menegaskan bahwa prioritas utama mereka adalah keselamatan dan kenyamanan pelanggan. Seluruh penumpang KA Purwojaya dipastikan dalam kondisi aman dan akan dijamin tetap dapat melanjutkan perjalanan setelah proses penanganan terhadap rangkaian yang terdampak selesai.
Tindak lanjut yang segera dilakukan oleh petugas di lapangan meliputi:
- Pengamanan Area: Mengamankan area emplasemen Kedunggedeh agar tidak ada perjalanan kereta api lain yang terganggu.
- Pemeriksaan Teknis: Melakukan pemeriksaan teknis terhadap kondisi prasarana dan sarana untuk mengetahui penyebab pasti dari anjloknya kereta.
- Normalisasi: Terus berupaya melakukan normalisasi jalur agar perjalanan kereta api dapat segera kembali lancar.
“Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat gangguan operasional ini. Saat ini petugas di lapangan terus bekerja melakukan normalisasi agar perjalanan kereta api dapat segera kembali lancar,” tutup Ixfan.




















