CMI. Jateng | Pemalang – Pada acara pengundian nomor urut calon Bupati dan Wakil Bupati Pemalang, yang berlangsung di halaman KPUD Pemalang pada Senin (23/9/2024), Mansur Hidayat menegaskan bahwa selama ia menjabat, tidak ada praktik jual beli jabatan.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan pencapaian-pencapaian yang telah diraih selama kepemimpinannya, termasuk kemajuan dalam pengelolaan sampah dan infrastruktur yang merata.

“Saya pastikan tidak ada jual beli jabatan saat saya memimpin. Kami sudah melakukan itu,” ungkap Mansur usai mengambil nomor urut 2 bersama pasangannya, Mohammad Boby Dewantara, yang dikenal dengan sebutan Masboy.

Mansur menjelaskan bahwa dalam kurun waktu satu tahun kepemimpinannya, Pemalang telah mengalami perubahan signifikan, terutama dalam infrastruktur dan kesehatan.

“Kami telah memperbaiki jalan, meskipun belum semuanya, dan akan melanjutkan pembangunan itu,” tambahnya.

Ia juga menyoroti keberhasilan pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang bertujuan tidak hanya untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Dengan TPST, sampah-sampah akan diolah sehingga dapat menjadi sumber penghasilan. Kami juga akan membangun kembali Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” jelasnya.

Dalam sambutannya, Mansur menekankan pentingnya perhatian terhadap pendidikan. Ia mengungkapkan rencananya untuk memberikan beasiswa bagi anak-anak berprestasi, insentif untuk guru ngaji, dan dukungan untuk kreativitas anak muda.

“Kami siapkan program-program ini untuk mendorong pendidikan dan pengembangan potensi generasi muda,” pungkasnya.

Dengan semangat yang optimis, Mansur Hidayat berkomitmen untuk terus melanjutkan pembangunan dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Pemalang.