Ia juga berharap di periode Muktamar ke – 48 di bawah kepemimpinannya, kata Riyanto ” Lazismu dapat melakukan perbaikan-perbaikan, salah satunya dengan pencatatan rekening satu atap.”
Riyanto menuturkan, ada sebanyak 26 kantor layanan yang ada di Kabupaten Pekalongan. Namun baru ada 11 kantor yang menjalankan manajemen satu atap dengan Lazismu Kabupaten Pekalongan.
Harapan ke depan di tahun 2024, Lazismu Kabupaten Pekalongan, dapat mencapai target 12,5 milyar rupiah.
Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Amat Sulaiman, menyampaikan dukungannya kepada Lazismu agar terus berkembang.
“Target 12,5 milyar adalah tanggung jawab bersama. Saya yakin Lazismu akan terus berkembang”, tutur Sulaiman.
Sulaiman juga berharap, agar Lazismu dapat meningkatkan soliditasnya dengan majelis dan lembaga lainnya agar terus berkembang.

















