Jakarta, CMI News – Kesenjangan akses pendidikan di daerah sering kali menjadi tantangan. Namun, harapan untuk memiliki Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) kini semakin dekat berkat perjuangan serius Rizal Bawazier, seorang Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS.

 

Perjuangan ini berawal dari aspirasi yang ia serap langsung dari masyarakat di daerah pemilihannya (Dapil X Jawa Tengah), yang meliputi Pekalongan, Batang, dan Pemalang.

 

Rizal Bawazier aktif mendengarkan masyarakat di wilayah Dapilnya, terutama beberapa keluhan warga Warungpring yang kesulitan karena anak-anak mereka harus menempuh jarak jauh ke kecamatan lain untuk bisa melanjutkan pendidikan di sekolah negeri.

 

Kondisi ini secara langsung membebani orang tua dari segi biaya transportasi dan waktu. Sebagai perwakilan rakyat, Rizal Bawazier tidak hanya mendengarkan. Ia pun langsung bertindak.

 

Aspirasi ini kemudian ia bawa ke forum tertinggi di tingkat nasional. Dalam pembahasan dengan Direktorat Sekolah Menengah Atas (SMA) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), khususnya pembangunan baru SMAN yang sangat diharapkan sekali saat ini oleh masyarakat Kec. Warungpring, Kab.Pemalang, dan Insyaallah pembangunan pada tahun 2026. Ujar Rizal Bawazier dalam unggahan di media sosial ig@rizal.bawaziee, pada Kamis, (7/8/2025).

 

Dalam pertemuan tersebut, ia menekankan bahwa pemerataan akses pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang pada akhirnya akan memajukan Kabupaten Pemalang.

 

Langkah ini menunjukkan peran strategis seorang anggota DPR RI sebagai jembatan antara kebutuhan di daerah dan kebijakan di tingkat pusat. Pembangunan SMAN di Warungpring bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak signifikan bagi masa depan generasi muda di Pemalang.

 

Dengan adanya sekolah negeri yang lebih dekat, diharapkan angka partisipasi sekolah akan meningkat dan beban orang tua dapat berkurang secara signifikan, membuka peluang pendidikan yang lebih luas bagi semua anak di Warungpring.