“Mobil Grand Max tersebut diduga masuk ke jalur berlawanan. Pada saat yang bersamaan, sebuah truk melaju dari arah Mentok menuju Pangkalpinang, sehingga tabrakan tidak dapat terhindarkan,” jelas Kasat Lantas Polres Bangka Barat, AKP M. Hardi.
Kerasnya benturan mengakibatkan bagian depan mobil Grand Max hancur total hingga tak berbentuk. Kondisi ini membuat proses evakuasi sopir berlangsung dramatis dan memakan waktu cukup lama karena tubuh korban terjepit di dalam kabin yang ringsek parah.
Warga dan pengendara yang melintas sempat berusaha memberikan pertolongan pertama sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi. Setelah berhasil dikeluarkan dari jepitan besi, korban segera dilarikan ke puskesmas terdekat, namun petugas medis menyatakan korban telah meninggal dunia. Sementara itu, sopir truk dilaporkan selamat meski mengalami luka ringan dan trauma berat (syok).
Pihak Satlantas Polres Bangka Barat telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut. Arus lalu lintas yang sempat tersendat selama proses evakuasi kini telah kembali normal.
Menanggapi kejadian ini, AKP M. Hardi kembali mengingatkan para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur Pangkalpinang-Mentok.

















