“Seketika itu, saya meminta kepada Sukron untuk memperlihatkan isi seluruh percakapan antara Sukron dengan istri saya, namun Sukron menolak dengan alasan privasi. Namun HP Sukron berhasil saya ambil, tidak ada peganiayaan”, imbuhnya.
Nizar menambahkan tujuan mengambil hp kadus Sukron hanya ingin mengetahui isi percakapan antara dia dan istri saya. meski demikian, Nizar tetap mengakui kesalahan mengambil hp dan dibawa pulang. Namun HP Sukron telah dipasang sandi, sehingga saya tidak dapat membuka isi percakapan.
“Saya sangat menyayangkan sebagai orang yang dituakan di Dusun Kubangsari seharusnya berfikir bijak, bukan memperkeruh suasana. Bahkan Sukron sendiri yang mengajak mediasi di Balai Desa Kesugihan Kidul, dan saya menyanggupi, tetapi hingga sekarang belum terlaksana”, pungkasnya.

















