
Lebih lanjut, Ismun Hadiyo menegaskan bahwa Dindikbud Pemalang tidak mengetahui adanya kegiatan ini dari awal dan baru mengetahuinya menjelang pelaksanaan.
“Dari awal, kami tidak tahu-menahu tentang kegiatan ini. Kami mengetahuinya setelah akan ada kegiatan,” ungkapnya.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat konten
Hal ini mengejutkan publik karena acara tersebut, karena nilai publik dan para aktivis adanya dugaan pungutan liar (pungli), karena dengan mematok biaya sebesar Rp. 200.000 per peserta dari para guru dan tenaga pendidik.
Desakan untuk Pembatalan dan Pengembalian Dana
Merespons polemik atau situasi yang berkembang, Ismun Hadiyo mengambil langkah tegas. Ia mendesak pihak penyelenggara untuk segera membatalkan acara “Inspiring Teacher“.














