
PEMALANG—Dunia pendidikan di Pemalang digegerkan dengan kabar penundaan acara “Inspiring Teacher” yang sedianya akan digelar pada 30 Agustus 2025. Penundaan ini diumumkan setelah rapat koordinasi mendadak di SMPN 2 Pemalang pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Kunjungan Menteri Jadi Alasan Utama
Alasan di balik penundaan ini ternyata sangat penting. Pada 30 Agustus 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang akan menyambut kunjungan kerja Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kunjungan ini memiliki jadwal yang padat, dimulai dari pagi hari hingga siang, dan semua kepala sekolah SMP se-Kabupaten Pemalang diwajibkan hadir.
Keputusan ini diambil dalam rapat yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, perwakilan dari TV One, dan WKW serta seluruh kepala sekolah SMP se Kabupaten Pemalang.
Acara “Inspiring Teacher” pun dijadwalkan ulang dan akan diadakan setelah 4 September 2025, dengan tanggal pasti yang akan diumumkan kemudian.

Dugaan Pungli dan Pertanyaan yang Belum Terjawab
Sebelumnya beredar isu tak sedap di media sosial terkait acara Inspiring Teacher adanya dugaan pungutan liar. Hal ini disebut oleh beberapa aktivis di Pemalang, hingga akan menggelar aksi untuk membubarkan acara tersebut.
Mereka menyoroti adanya dugaan pungutan liar dalam acara “Inspiring Teacher”. Peserta, yang kabarnya sudah mencapai 6.000 guru, dimintai biaya sebesar Rp200.000/kepala.
Meskipun berita penundaan tidak secara langsung mengaitkannya dengan isu ini, penundaan mendadak ini memunculkan pertanyaan.
Apakah keputusan ini murni karena kunjungan menteri, atau ada faktor lain seperti isu pungli yang turut memengaruhi? Apa mereka juga sengaja untuk menghindari adanya rencana aksi demo dari massa Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu.
Hingga berita ini diunggah sampai, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai dugaan pungutan tersebut.








