Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Berita

Heboh Bandara IMIP Morowali, Luhut Akhirnya Angkat Bicara: Ini Penjelasan Lengkapnya

×

Heboh Bandara IMIP Morowali, Luhut Akhirnya Angkat Bicara: Ini Penjelasan Lengkapnya

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

CMI News — Isu pembangunan bandara di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali menghangat dan memicu perdebatan publik. Menyikapi ramainya pemberitaan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait status bandara dan pembangunan kawasan industri yang selama ini menjadi pusat hilirisasi nikel nasional.

Dalam keterangan tertulisnya, Luhut menegaskan bahwa hilirisasiโ€”yang menjadi fondasi tumbuhnya kawasan industri Morowaliโ€”bukanlah kebijakan instan. Ia menyebut gagasan tersebut sudah dipikirkan sejak dirinya menjabat Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada 2001.

โ€œSejak awal kami melihat perlunya perubahan besar agar Indonesia dapat nilai tambah lebih baik dari sumber daya yang kita miliki,โ€ ujar Luhut.

Hilirisasi Bukan Proyek Mendadak

Luhut menjelaskan, pembangunan kawasan industri Morowali dimulai pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan dikukuhkan pada masa Presiden Joko Widodo (Jokowi). Intinya, Indonesia harus berhenti bergantung pada ekspor bahan mentah.

Menurutnya, tidak mudah mencari mitra yang siap berinvestasi besar di sektor hilirisasi. Setelah berbagai kajian, Tiongkok menjadi satu-satunya negara yang saat itu memenuhi kebutuhan pasar, investasi, dan teknologi.

Ia bahkan menyebut pertemuannya dengan Perdana Menteri Li Qiang berlangsung atas izin langsung Presiden Jokowi.

Dari Ekspor Tanah & Air Menjadi Produk Bernilai Tinggi

Luhut memaparkan, sebelum hilirisasi berjalan, ekspor bijih nikel hanya mencetak devisa sekitar US$ 1,2 miliar per tahunโ€”dan sebagian besar hanya โ€œtanah dan airโ€.

Keputusan melarang ekspor ore sempat menimbulkan kekhawatiran banyak pihak, termasuk Jokowi sendiri. Namun Luhut mengklaim bahwa dalam tiga tahun manfaatnya mulai terlihat.


Eksplorasi konten lain dari CMI News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





















banner
error:

Verified by MonsterInsights