Untuk mengurangi risiko kesalahan informasi atau halusinasi AI, Google mulai menyisipkan tautan sumber langsung di samping teks ringkasan.
Dengan begitu, pengguna dapat segera memeriksa sumber asli informasi yang ditampilkan.
3. Rekomendasi sumber tambahan
AI Overview kini juga menghadirkan bagian tambahan yang mirip fitur “baca juga”. Fitur ini menampilkan artikel pendukung, analisis, hingga berbagai sudut pandang lain dari sejumlah situs yang membahas topik yang pengguna cari.
4. Preview situs sebelum dibuka
Google turut menghadirkan fitur pratinjau tautan. Pengguna cukup mengarahkan kursor ke sebuah link untuk melihat nama atau gambaran singkat situs tujuan sebelum membukanya.
Melalui serangkaian pembaruan tersebut, Google ingin membuat pengalaman pencarian menjadi lebih terbuka terhadap berbagai perspektif manusia, bukan sekadar hasil rangkuman AI semata.
Dalam pernyataan resminya, Google menyebut pihaknya ingin membantu pengguna menemukan keberagaman informasi di internet sekaligus menghubungkan mereka langsung dengan sumber dan kreator asli yang relevan dengan kebutuhan pencarian.













