
PEMALANG, CMI News – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Desa Botekan, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, pada Jumat (3/7/2026). Ratusan pelajar dan pemuda NU yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) berkumpul meluapkan energi positif mereka dalam pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU–IPPNU Kecamatan Ulujami. Lebih dari sekadar ajang kompetisi tahunan, Porseni kali ini menjadi bukti nyata geliat kaderisasi generasi muda di tingkat akar rumput yang berjalan beriringan dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Pemalang.
Mengusung tema “Berani Tampil, Siap Bertanding, Lahirkan Juara Masa Depan”, Porseni PAC IPNU-IPPNU Ulujami diikuti oleh kontingen dari 14 Pimpinan Ranting dan Pimpinan Komisariat se-Kecamatan Ulujami. Sebanyak 21 cabang perlombaan digelar untuk mengasah bakat, minat, serta potensi intelektual, spiritual, seni, dan olahraga para pelajar.
Sebagai ajang kaderisasi yang diwariskan secara turun-temurun, Porseni terbukti efektif menjadi ruang tempaan mental. Melalui persaingan yang sehat, para kader dibentuk untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, kepemimpinan, disiplin, serta mempererat ukhuwah islamiyah maupun ukhuwah wathaniyah. Kemeriahan parade maskot dan lantunan Mars IPNU-IPPNU saat seremoni pembukaan menjadi simbol daya hidup organisasi pemuda NU yang terus relevan melintasi zaman.
Momentum Porseni Ulujami semakin bernilai strategis dengan hadirnya Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, Camat Ulujami Waluyo, unsur Forkopimcam, tokoh agama, hingga jajaran anggota DPRD Dapil Ulujami. Kehadiran lintas unsur pemerintah dan masyarakat ini menegaskan adanya sinergi yang kuat antara gerakan kepemudaan dan pemangku kebijakan daerah. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nurkholes menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi IPNU-IPPNU dalam membina generasi muda. Menurutnya, pemuda adalah pilar utama pembentuk karakter bangsa dan penjaga persatuan. Kegiatan berbasis olahraga dan seni tidak hanya menggali potensi atletik dan artistik pelajar, tetapi juga membentuk generasi muda yang berakhlak mulia serta tahan banting di tengah perubahan zaman.
Sinergi antara Pemkab Pemalang dan gerakan pemuda ini tidak berhenti pada ranah apresiasi lisan. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menopang kemajuan Ulujami melalui berbagai sektor vital. Pemkab Pemalang mengalokasikan program rekonstruksi jalan beton secara bertahap di wilayah Kecamatan Ulujami pada tahun 2026 untuk memperlancar aksesibilitas warga.

Di sisi lain, pemerintah juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp5 miliar melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pemalang untuk mendorong pembinaan atlet lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Tidak kalah penting, pelaksanaan Porseni yang melibatkan partisipasi masyarakat luas turut menjadi sarana penggerak roda ekonomi lokal melalui keterlibatan para pelaku UMKM di sekitar lokasi acara.
Keberhasilan penyelenggaraan Porseni di Desa Botekan—yang terwujud berkat gotong royong panitia, donatur, tokoh masyarakat, dan pimpinan ranting—menjadi bukti bahwa pembangunan wilayah membutuhkan kolaborasi multi-pihak. Ketika ruang kaderisasi pemuda mendapat topangan dari komitmen pembangunan infrastruktur serta anggaran olahraga yang memadai dari pemerintah daerah, harapan lahirnya generasi emas dari Kecamatan Ulujami bukan lagi sebatas wacana. Dari panggung Porseni inilah, bibit-bibit unggul masa depan Pemalang siap ditempa dan melangkah lebih jauh.









