Pemalang – Seorang influencer asal Pemalang berinisial DW kembali menuai sorotan publik usai mengunggah video klarifikasi di media sosialnya pada Selasa (8/7) sore. Video ini muncul beberapa hari setelah dirinya membuat pernyataan terbuka yang mendukung kampanye LGBT, dan berujung pada laporan resmi ke pihak kepolisian oleh Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pemalang.

Alih-alih meredakan polemik, video klarifikasi tersebut justru memperluas gelombang kecaman dari masyarakat. Dalam unggahannya, DW menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang timbul, namun dengan mimik dan nada yang dinilai tidak menunjukkan penyesalan mendalam. Masyarakat menganggap DW tidak bersungguh-sungguh dalam meminta maaf, terlebih saat dirinya menyisipkan kutipan “Bhinneka Tunggal Ika, walau berbeda tetap satu” untuk membingkai pembelaannya.

Pernyataan itu memicu kemarahan warga. Banyak yang menilai DW telah menyalahgunakan semboyan negara dengan menempatkannya dalam konteks yang keliru. Menurut mereka, semboyan kebangsaan tersebut tidak dapat dijadikan pembenaran terhadap perilaku yang dianggap menyimpang dari norma agama dan moral masyarakat Indonesia.

“Bhinneka Tunggal Ika bukan alat legitimasi untuk membenarkan penyimpangan. Ia lahir untuk menyatukan perbedaan yang masih dalam koridor etika dan norma bangsa, bukan perilaku yang menyalahi ajaran agama,” tulis seorang netizen dalam komentarnya.

Sejumlah masyarakat dan warganet menyayangkan tidak adanya pengakuan dari DW bahwa dukungannya terhadap LGBT merupakan kesalahan. Permintaan maaf yang disampaikan dianggap hanya formalitas tanpa penyesalan.

“Kami tidak butuh maaf yang hambar. Kami butuh pengakuan bahwa mendukung LGBT adalah penyimpangan dari fitrah manusia dan ajaran agama,” ujar salah satu pengguna media sosial.

Desakan kepada aparat penegak hukum agar segera menindaklanjuti laporan terhadap DW terus berdatangan. Masyarakat menilai kasus ini tidak bisa dibiarkan karena berpotensi merusak nilai-nilai moral generasi muda.

Buntut dari gelombang protes tersebut, akun Instagram DW kini telah dikunci. Warganet pun ramai-ramai menyerukan ajakan untuk berhenti mengikuti akun media sosial DW sebagai bentuk penolakan terhadap konten dan sikapnya. Bahkan sejumlah komentar menyuarakan harapan agar media tidak lagi memberi panggung bagi figur yang dinilai telah menyebarkan pesan menyimpang.