Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Berita

DOJ AS Disorot Usai Kebocoran Epstein Files: Identitas Korban Terbuka, Dugaan Pelindung Justru Disamarkan

×

DOJ AS Disorot Usai Kebocoran Epstein Files: Identitas Korban Terbuka, Dugaan Pelindung Justru Disamarkan

Sebarkan artikel ini

CMI NEWS — Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) menuai kecaman luas setelah merilis lebih dari tiga juta dokumen Epstein Files yang justru dinilai melukai korban, alih-alih membuka jalan keadilan.

Alih-alih mengungkap jaringan kejahatan seksual mendiang Jeffrey Epstein, publikasi tersebut memicu kemarahan karena identitas korban terekspos, sementara nama-nama yang diduga memfasilitasi kejahatan justru disensor ketat.

Sejumlah penyintas menyebut langkah DOJ sebagai bentuk pengkhianatan institusional, karena negara yang seharusnya melindungi korban justru membuka kembali luka lama mereka.

Penelusuran terhadap dokumen yang dirilis menunjukkan kejanggalan serius.

Dalam sejumlah berkas, nama lengkap, alamat rumah, hingga nomor telepon korban tercantum jelas.

Sebaliknya, dokumen yang mengarah pada perekrutan dan fasilitasi korban dipenuhi blok sensor hitam.

Beberapa email tahun 2014–2015 bahkan memuat bahasa bernada eksploitasi seksual, namun identitas pengirim sepenuhnya dihapus, meski konteksnya mengarah pada dugaan tindak pidana.

“Jika tidak ada laki-laki yang terlibat, lalu mengapa hampir seluruh pernyataan korban justru disensor?” kata salah satu penyintas, dikutip dari The Telegraph, Rabu (11/2/2026).

Salah satu dokumen paling dinanti publik adalah draf dakwaan federal awal 2000-an dari Kejaksaan Florida Selatan.



banner
error:
Verified by MonsterInsights