
Sidoarjo, CMI News – Sebuah tragedi memilukan menimpa seorang balita berusia 2 tahun di Sidoarjo, Jawa Timur. Bocah malang ini tewas terlindas mobil Fortuner yang dikendarai oleh tetangganya sendiri pada hari Sabtu (25/5/2024). Kejadian nahas ini terekam kamera CCTV di perumahan tempat tinggal korban dan viral di media sosial.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat korban yang bernama YKA (2 tahun) sedang bermain di taman kompleks perumahan. Sekitar pukul 15.30 WIB, mobil Fortuner bernopol S 1888 PH yang dikemudikan oleh AC (33 tahun) melaju dengan kecepatan sedang memasuki gang di kompleks tersebut.
Tiba-tiba, YKA berlari ke arah jalan dan tanpa disadari oleh AC, ia tertabrak mobil Fortuner tersebut. Tubuh mungil YKA terpental beberapa meter dan tergeletak tak berdaya di aspal.
Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung berhamburan ke lokasi dan berusaha menolong korban. YKA kemudian dibawa ke RS Islam Yapalis dengan menggunakan mobil Fortuner tersebut. Namun, nyawanya tidak tertolong.
Kesaksian Warga
Salah satu warga yang melihat kejadian, Hanif, mengatakan bahwa ia mendengar suara benturan keras dan kemudian melihat YKA tergeletak di jalan. “Saya langsung berlari ke lokasi dan melihat korban sudah lemas dan mengeluarkan darah,” ungkap Hanif.

Warga lain, Rini, mengatakan bahwa AC, pengemudi Fortuner, terlihat panik dan bingung setelah kejadian tersebut. “Dia bilang tidak tahu kalau ada anak kecil yang sedang berlari,” ujar Rini.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4844060/original/018903300_1716803073-IMG_20240527_163143.jpg)
Penyelidikan Kepolisian
Polres Sidoarjo telah turun tangan untuk menyelidiki kasus ini. AC, pengemudi Fortuner, telah diamankan untuk dimintai keterangan.
Kapolres Sidoarjo, AKBP Kusumo Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami motif dan kronologi kejadian secara lebih detail. “Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti,” ujar AKBP Kusumo.
Duka Mendalam Keluarga
Keluarga korban masih shock dan belum bisa menerima kenyataan pahit atas meninggalnya YKA. Orang tua korban, Dwi dan Wati, hanya bisa berdoa agar arwah anaknya diterima di sisi Tuhan.
“Kami tidak menyangka anak kami akan pergi secepat ini. Dia anak yang ceria dan selalu membawa kebahagiaan bagi keluarga,” kata Dwi sambil menangis.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi para pengendara untuk selalu berhati-hati saat mengemudi, terutama di kawasan perumahan yang banyak anak-anak bermain.
Semoga kejadian ini tidak terulang kembali dan menjadi pelajaran bagi semua pihak.






