Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap, Budy Setiyawan, melaporkan bahwa ketinggian air di halaman rumah warga berkisar antara 80 hingga 120 cm, sementara di dalam rumah mencapai 30 hingga 40 cm.
Warga diimbau untuk tetap waspada, mengingat intensitas hujan yang tinggi di Kabupaten Cilacap pada bulan Desember, yang berpotensi menyebabkan banjir kembali.
Bantuan yang disalurkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Cilacap dan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah mencakup beras, kasur, tikar, selimut, air mineral, kebutuhan anak-anak, gula pasir, roti, kecap, sarden, kopi, dan berbagai kebutuhan lainnya.
“Kami berharap bencana ini tidak berlanjut. Kami siap memberikan bantuan dan juga menerima stok dari provinsi,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cilacap, Bambang Tujiatno, mengenai bantuan untuk korban banjir.













