“Ziarah ke makam para leluhur harus kita laksanakan tidak hanya saat peringatan Hari Jadi Pemalang, tetapi juga di hari-hari lainnya, untuk menghargai dan merenungkan perjuangan mereka yang telah membangun Kabupaten Pemalang,” ujar Bupati.
Pengurus Yayasan Soeronatan, Nur Ali, menjelaskan bahwa Makam Soeronatan telah digunakan sejak tahun 1825 dan menjadi pemakaman keluarga bupati Pemalang, dengan keturunan yang mencakup Trah Suro Hadikusumo, Trah Notonegoro, dan Trah Sura Ningrat.












