Beban penyusutan: naik menjadi Rp7,3 triliun.
Beban infrastruktur: meningkat ke Rp5,36 triliun.
Beban interkoneksi & langsung lainnya: melonjak ke Rp2,12 triliun dari Rp1,56 triliun.
Beban penjualan & pemasaran: turun Rp916 miliar, tetapi penghematan ini belum mampu menahan defisit.
Total aset EXCL juga membengkak signifikan menjadi Rp113,4 triliun per Juni 2025, dari Rp86,1 triliun di akhir 2024.













