24 September 2025: 200.000 lembar di harga Rp2.610 per saham.
Dengan harga rata-rata transaksi tersebut, total dana yang digelontorkan mencapai Rp 1,59 miliar. Menariknya, saham EXCL pada perdagangan Jumat (26/9) justru menguat tipis 0,74% ke Rp2.720 per saham.
Kondisi Fundamental EXCL
Meski ada aksi borong saham dari manajemen, kinerja keuangan EXCL pada paruh pertama 2025 belum sepenuhnya menggembirakan. Perusahaan membukukan rugi bersih Rp 1,22 triliun, berbanding terbalik dengan periode sama tahun sebelumnya yang masih mencatat laba Rp 1,02 triliun.
Dari sisi pendapatan, EXCL justru menunjukkan pertumbuhan. Hingga semester I-2025, pendapatan naik 11,7% menjadi Rp19,09 triliun dari Rp17,05 triliun pada tahun sebelumnya. Namun, lonjakan pendapatan itu tak cukup mengimbangi kenaikan beban operasional.













