BANDUNG – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi brutal seorang pemuda berinisial AZ (21) terhadap seorang pria lanjut usia (lansia). Kejadian yang berlangsung di pelataran sebuah minimarket di kawasan Bandung ini berakhir tragis setelah korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya.

Aksi kekerasan yang dilakukan pemuda ini menuai kemarahan luas dari publik. Pasalnya, serangan tersebut terjadi hanya karena masalah sepele yang seharusnya bisa diselesaikan secara baik-baik.

Kronologi yang Mengiris Hati

Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat korban yang sudah renta sedang beraktivitas di depan minimarket. Tak lama kemudian, muncul pelaku dengan gelagat agresif. Terjadi adu mulut singkat sebelum akhirnya pelaku melayangkan pukulan bertubi-tubi ke arah kepala dan wajah korban.

Korban yang sudah tidak berdaya jatuh tersungkur ke aspal. Bukannya berhenti, pelaku justru terus menunjukkan sikap arogan sebelum akhirnya meninggalkan lokasi. Warga yang melihat kejadian tersebut segera melarikan korban ke rumah sakit, namun takdir berkata lain; nyawa sang lansia tidak tertolong.

Kapolrestabes Bandung melalui jajaran Satreskrim langsung bergerak cepat mengamankan pelaku setelah identitasnya teridentifikasi melalui rekaman kamera pengawas dan keterangan saksi.

“Kami sudah mengamankan pelaku. Tindakannya sangat brutal dan tidak manusiawi, apalagi korbannya adalah orang tua. Kami akan memproses kasus ini secara tegas sesuai hukum yang berlaku tanpa ada toleransi bagi pelaku kekerasan di ruang publik,” tegas salah satu pejabat kepolisian di Mapolrestabes Bandung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku tersulut emosi karena merasa tersinggung oleh ucapan atau tindakan korban yang dianggap menghalangi jalannya. Hal ini sangat disayangkan oleh berbagai pihak, mengingat perbedaan usia yang terpaut jauh.

“Sangat tidak masuk akal. Hanya karena masalah sepele, seorang anak muda tega menghabisi nyawa orang tua. Ini benar-benar bikin geram dan mencoreng nilai kesantunan warga Bandung,” ujar Asep (40), salah seorang warga yang sering berkunjung ke minimarket tersebut.

Kini, pemuda berusia 21 tahun tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi. Polisi menjerat pelaku dengan pasal penganiayaan berat yang menyebabkan kematian.