Pemalang – Kemanunggalan TNI-Rakyat merupakan pilar fundamental bagi ketahanan nasional Indonesia. Salah satu wujud nyata kemanunggalan ini adalah melalui kegiatan karya bakti yang diselenggarakan oleh Serma Ramono Hidayat anggota Koramil 08 Randudongkal melalui bersama rakyat. Karya bakti tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat sinergi dan gotong royong antara TNI dan rakyat.

Babinsa Desa Semingkir Koramil 08/Randudongkal Serma Ramono Hidayat bersama 10 warga Desa Semingkir melaksanakan kegiatan kerja bakti di Masjid Miftahul Huda. Kamis (22/3/2024).

Kegiatan ini adalah salah satu cara untuk memupuk kemanunggalan TNI-Rakyat dengan melibatkan warga dalam pengembangan infrastruktur di Desa setempat.

Kemanunggalan TNI-Rakyat adalah sebuah konsep yang sudah terjalin sejak era perjuangan kemerdekaan hingga kini. Upaya membangun rasa kebersamaan dan saling bergotong-royong antara TNI dengan masyarakat terus diupayakan hingga saat ini. Kata Serma Ramono Hidayat

Menurutnya, Kegiatan kerja bakti di Masjid yang melibatkan Babinsa dan warga desa adalah salah satu bentuk pengembangan dan perealisasian konsep tersebut.

Harapan kami dalam kegiatan Kerja Bakti yang dilaksanakan di Masjid Miftahul Huda akan memberikan manfaat bagi seluruh warga desa.

Infrastruktur yang dibangun dengan gotong-royong akan meningkatkan kualitas fasilitas publik yang dapat digunakan oleh seluruh masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga dapat mempererat hubungan sosial antara Babinsa, warga desa, serta pihak keamanan lainnya. Tutupnya

Karya bakti merupakan kegiatan yang strategis untuk membangun desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat sinergi TNI-Rakyat, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air. Oleh karena itu, perlu terus dilakukan dan ditingkatkan pelaksanaannya di seluruh wilayah Indonesia.