Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
DesaHEALTHJambiKesehatanMahasiswa

Aksi Sehat Ceria: Intervensi PBL IKM tentang Kebersihan Diri dan Lingkungan di PAUD KB Bunda

×

Aksi Sehat Ceria: Intervensi PBL IKM tentang Kebersihan Diri dan Lingkungan di PAUD KB Bunda

Sebarkan artikel ini

Pada 12 Oktober 2025, mahasiswa Program Belajar Lapangan (PBL) Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat FKIK Universitas Jambi melaksanakan kegiatan intervensi edukasi kesehatan di PAUD KB Bunda Desa Tarikan. Intervensi ini bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih sejak usia dini melalui tiga materi utama, yaitu cara sikat gigi yang baik dan benar, pengelolaan sampah, serta Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Kegiatan berlangsung dengan suasana ceria dan penuh antusiasme dari anak-anak.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kegiatan diawali dengan sambutan dari ketua kelompok PBL, yang menyampaikan bahwa pembiasaan perilaku bersih dan sehat harus dikenalkan sejak usia dini agar anak-anak tumbuh dengan kebiasaan positif menjaga kesehatan diri maupun lingkungan. Ketua kelompok juga menekankan bahwa edukasi ini penting untuk mencegah penyakit gigi, penyakit kulit, dan infeksi yang sering menyerang anak-anak.

Selanjutnya, salah satu guru PAUD KB Bunda memberikan sambutan hangat dan menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa PBL yang telah meluangkan waktu memberikan penyuluhan interaktif. Guru berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan anak-anak sekaligus memberikan contoh nyata tentang pentingnya kebersihan diri. Kepala sekolah (kepsek) turut memberikan sambutan singkat, mengapresiasi langkah mahasiswa dalam memanfaatkan pendekatan pendidikan yang kreatif dan ramah anak.

Memasuki sesi penyuluhan pertama, mahasiswa memberikan edukasi cara menyikat gigi yang baik dan benar, mulai dari durasi menyikat gigi, arah gerakan menyikat, hingga waktu-waktu penting untuk menyikat gigi, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur. Demonstrasi menggunakan model gigi dan sikat gigi besar membuat anak-anak sangat tertarik. Mereka dengan antusias menirukan gerakan menyikat gigi sambil tersenyum ceria.

Materi selanjutnya mengenai pengelolaan sampah diperkenalkan melalui penjelasan sederhana tentang perbedaan sampah organik dan anorganik, pentingnya membuang sampah pada tempatnya, serta menjaga kebersihan kelas dan halaman sekolah. Mahasiswa menggunakan gambar dan alat peraga yang membuat anak-anak lebih mudah memahami konsep pengelolaan sampah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) menggunakan tujuh langkah mencuci tangan. Anak-anak mengikuti instruksi dengan penuh semangat, bahkan beberapa dari mereka meminta untuk mengulang gerakan CTPS karena merasa senang dan ingin melakukannya dengan benar.

Antusiasme anak-anak terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif menjawab pertanyaan, menirukan gerakan, dan berpartisipasi dalam permainan edukatif yang disiapkan oleh mahasiswa. Guru dan kepala sekolah menyampaikan bahwa metode interaktif yang digunakan sangat cocok untuk anak usia PAUD yang membutuhkan pendekatan visual, menyenangkan, dan penuh aktivitas.

Kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih dari pihak sekolah serta ajakan kepada anak-anak untuk terus membiasakan hidup bersih, rajin menggosok gigi, membuang sampah pada tempatnya, dan selalu mencuci tangan sebelum makan maupun setelah bermain. Sesi foto bersama menandai berakhirnya kegiatan penyuluhan yang penuh keceriaan dan edukasi positif bagi anak-anak PAUD KB Bunda.









error:
Verified by MonsterInsights