PEMALANG – Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Pemalang baru saja melantik 31 pengurus baru pada Sabtu (13/9/2025) di Locomotife Coffee. Pelantikan tersebut dilakukan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PAMDI Provinsi Jawa Tengah, Frans Setyo Pranoto, dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.
Dalam acara pelantikan ini, Bupati Anom mengungkapkan harapannya agar PAMDI Pemalang dapat menjadi wadah yang menyatukan seniman dangdut dan berperan aktif dalam membangun daerah melalui seni. Ia mengajak pengurus PAMDI untuk menjaga kebersamaan dan ukhuwah di antara sesama musisi, serta mengoptimalkan seni dangdut sebagai alat hiburan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Ayo guyub rukun dan bersama-sama menjaga ukhuwah dalam menghibur masyarakat melalui seni musik dangdut untuk membangun Kabupaten Pemalang,” ajak Anom dalam pidatonya.
Bupati Anom juga menekankan bahwa Pemalang memiliki potensi besar untuk dikenal luas berkat keramahan masyarakatnya dan kekayaan budaya yang dimiliki. Ia berharap dengan adanya seni dangdut yang dijadikan sebagai sarana hiburan, Pemalang bisa lebih dikenal dan memiliki ciri khas yang membedakannya dari daerah lain.
“Dengan kita hadir, berkegiatan, berseni, dan berkebudayaan bersama, Pemalang akan punya nilai lebih yang tidak dimiliki daerah lain,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPC PAMDI Kabupaten Pemalang, Aryo, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, ini adalah langkah penting untuk memperkuat solidaritas dan memperkenalkan musik dangdut sebagai warisan budaya yang tumbuh bersama masyarakat.




















