Cikarang, CMI News – Harga minyak mentah global sempat menunjukkan tren positif sepanjang pekan lalu, namun para analis menilai momentum ini berpotensi tidak bertahan lama.
Tekanan diperkirakan datang dari kombinasi permintaan yang melambat di Amerika Serikat (AS) serta peningkatan pasokan dari negara-negara produsen utama, khususnya OPEC dan sekutunya.
Sepanjang pekan terakhir, minyak acuan Brent tercatat naik tipis 0,58%, sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,55%.
Meski demikian, pada penutupan perdagangan Jumat (29/8/2025), keduanya justru terkoreksi.
Brent turun 0,73% ke level US$ 68,12 per barel, sedangkan WTI melemah 0,91% ke posisi US$ 64,01 per barel.













