CMI News – Kondisi mulut kering sering dianggap sepele, padahal dalam banyak kasus bisa menjadi sinyal awal dari gangguan kesehatan serius.
Menurut pakar kesehatan gigi dan mulut dari Universitas Indonesia (UI), drg. Febrina Rahmayanti, Sp.PM, Subsp. Inf.Im, berkurangnya produksi air liur atau kondisi yang dikenal dengan istilah xerostomia, kerap kali menjadi gejala pendamping dari berbagai penyakit sistemik.
Air liur, yang sering diremehkan fungsinya, sesungguhnya memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan mikroorganisme di rongga mulut. Ketika produksinya menurun, keseimbangan tersebut terganggu dan memicu disbiosis, yaitu kondisi di mana mikroba baik kalah oleh mikroba patogen.
“Disbiosis ini bisa meningkatkan risiko infeksi virus, bakteri, hingga jamur di rongga mulut,” jelas Febrina dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (13/11/2025).
Dari Mulut Menuju Organ Vital













