PEMALANG – Dinamika tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di wilayah Kecamatan Petarukan terus bergulir maraton. Memasuki pertengahan bulan Juli, giliran Pemerintah Desa Sirangkang yang menggelar agenda krusial berupa Musyawarah Desa (Musdes) Pembentukan sekaligus Pelantikan Panitia dan Tim Pengawas Pilkades pada Senin (13/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat di aula pertemuan balai desa setempat ini menjadi penanda bahwa Desa Sirangkang kini resmi siap memasuki babak baru dalam pesta demokrasi tingkat desa. Langkah taktis ini diambil guna memastikan seluruh regulasi dan tahapan awal Pilkades berjalan matang, simultan, dan tepat waktu.

Hadir dalam forum musyawarah tersebut, Tim Fasilitasi Kecamatan Petarukan, Agus Fitriyanto, S.M., dan Nuryanto, S.IP Hadir pula unsur jajaran TNI-Polri dari Polsek dan Koramil Petarukan, Kepala Desa Sirangkang beserta jajaran perangkat desa, pimpinan dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), unsur kelembagaan desa, serta tokoh masyarakat.

Dalam arahannya, Agus Fitriyanto, S.M. kembali mengingatkan esensi penting dari pembentukan garis komando kepanitiaan ini. Pihak kecamatan menekankan bahwa kunci utama suksesnya Pilkades yang kondusif berakar pada integritas para penyelenggara di tingkat desa. Personel yang terpilih dan dilantik dituntut untuk menjunjung tinggi profesionalitas, transparansi, serta menjaga netralitas mutlak tanpa memihak.

Pihak Pemerintah Desa Sirangkang menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif warga serta dukungan penuh dari tim kecamatan dan aparat keamanan TNI-Polri. Dengan terbentuk dan dilantiknya jajaran kepanitiaan serta tim pengawas yang baru, diharapkan segala bentuk persiapan logistik, pencacahan data pemilih, hingga teknis penjaringan calon dapat berjalan sejuk, aman, dan meminimalisir potensi benturan kepentingan di masyarakat.

Melalui prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan yang sah pada Musdes hari ini, seluruh personel panitia dan pengawas Desa Sirangkang resmi mengemban mandat untuk mengawal jalannya demokrasi. Kegiatan ini sekaligus memperpanjang rangkaian agenda maraton kecamatan dalam memfasilitasi 16 desa di wilayah Petarukan yang ditargetkan rampung pada pertengahan Juli 2026 ini.